A.
House Journal dan Public
Relation Writing
1.
Teknik Menulis Naskah Humas /
Public Relation
Menulis atau
teknik tulis menulis yang berkaitan erat dengan aktivitas atau pekerjaan Public Relation
tersebut bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah, seperti membuat Press Release,
News Letter, Tabloid, Magazine, Annual Report, Company, Profile, Naskah pidato,
(Speech writing), Artikel/Feature,
Advertorial, Naskah Presentasi
bisnis atau makalah seminar, backgrounder, dan bahan publikasi PR lainnya yang
membutuhkan kemampuan PR Writing Technical.
Bentuk-bentuk
penuliasan Naskah kehumasan (PR writing)
yang masing-masing memiliki karakter dan gaya penulisan (style) yang berbeda yaitu sebagi berikut.
- Naskah (Script): Naskah Pidato (speech writing), presentasi dan dan naskah sambutan.
- Siaran (Release): Siaran Pers (press releases), siaran berita (new release/letter)dan journal magazine (majala internal).
- Laporan (Report): Laporan tahunan, laporan bulanan, dan semesteran.
- Profil (profile): profil perusahaan dan produk (Company Profile and Product) dalam bentuk majalah.
- Promosi (promotion): Naskah tulisan promosi dalam bentuk arttikel sponsor (Advertorial), yaitu gabungan advertismentand editorial sponsor, dan korporatorial (Corporate and Editorial) atau dikenal dengan istilah pariwara dan sublemen sisipan, brosur , leaflet, dan katalog.
Kemampuan tulis
menulis naskah kehumasan (PR writing
skill) sangat diperlukan bagi serang Public Relation (PUBLIC Relation
officer) atau pejabat Humas dalam pelaksanaan fungsinya.
1.
Kiat, Teknik dan Tujuan
Penulisann Naskah Kehumasan
a.
Praktisi PR memerlukan
persiapan yang cukup ketika memulai menggarap suatu tulisan, gaya bahasa, suatu
topic atau isu, dan hingga merancang tujuan publikasi, serta strategi pesan
yang hendak dicapai pada sebuah tulisan tersebut. Persiapan secara garis besar
menyangkut: bagaimana materi/atau bobot pesannya? Apa tujuannya (object)? Efek apa yang ingin di ciptakan
atau citra yang diperoleh?
b.
Segi akurasi: apakah keakuratan
suatu berita, publikasi, dan informasi dapat dipercaya?
c.
Bahasa: apakah kalimat-kalimat
aktif, gaya bahasa formal, jargon-jargon informal, gaya penulisan yang enak
dibaca, kosakata yang terpilih, padat dan singkat, tetapi cukup menarik untuk
dibaca telah dipergunakan?. Ingat pembaca selalu menginginkan “something new, and interested in”, dari
produk publikasi dalam bentuk suatu teknik tulisan yang dibuat oleh praktisi
PR.
d.
Eksklusivitas dan relevansi:
produk-produk publikasi yang direlease, oleh PR/pejabat humas tersebut mutlak
mengandung hal yang penting (eksklusif)
dan memiliki misi hubungan tertentu bagi kepentingan perusahaan, pembaca/public
dan media massa lainnya.
e.
Latar belakang penulisan( background) : sebagai pelengkap dan
bermanfaat untuk menunjang pada suatu berita, artikel dan informasi yang lebih
berbobot dan mendalam.
f.
ASSETO Formula, yaitu merupakan
unsur-unsur poko dari tujuan dan rencana pembentukan media publikasi PR
(humas), rinciannya sebagai berikut.
·
Audience
·
Structure
·
Style
·
Editing
·
Topic
·
Objective
g. Menurut Frank
Jefkins(1988:203), bahwa teknik pembuatan press
release (siaran pers) dan new release
(siaran berita) yang mengacu pada ‘the
seven-voint model’ atau disebut dengan ‘SOLAADS’. Hal tersebut merupakan
upaya pengecekan bahan material informasi atau berita, penyususn alur cerita,
dan menghilangkan bahan-bahan yang kuang penting dalam siaran berbentuk new release dan press release. Ketujuh unsur-unsur penting tersebut adalah sebagai
berikut.
·
Subject (what is the story about?).
·
Organization (what is name of the organization?).
·
Location (what is the location of the organization?).
·
Advantage (what is specific, beneficial about the product or
servise?).
·
Application (how or by whom can the product or service be used or
enjoyed?).
·
Details (what are the specification or detail oof colours, prices,
size and so on?)
·
Sources ( if this different from location, e.g an air lines fly in
an airport, or the office may be located in the city center).
Selanjutnya
menurut Frank Jefkins bahwa ketujuh unsur tersebut tidak mesti terdapat dalam
tujuh paragraf berurutan dalam suatu siaran pers atau berita. Biasanya konsep
penulisan press release dan new release yang tepat terletak pada
paragraf pertama (lead) yang merupakan induk cerita (informasi) dan sekaligus inti ringkasan dari seluruh materi atau isi
siaran.
1.
Tulisan yang Menarik
Sebagai
ilustrasi, dalam bercerita dalam sebuah berita atau artikel lainnya, tidak
selalu menggunakan gaya bahasa yang kaku (teknis). Banyak majalah, company profile, annual report dan
sebagainya akan kehilangan “daya tarik” bagi pembacanya, karena tidak
memperhatikan prinsip-prinsip gaya penulisan yang hidup serta menarik
perhatian.
Beberapa hal
yang diperlukan teknik tertentu untuk menjadikan sebuah tulisan menarik.
a.
Narasi
Yaitu sesuatu yang menggambarkan aksi
atau movement pada sebuah artikel
atau tulisan yang menarik. Artinya narasi tersebut akan membawa pembacanya
untuk melihat suatu imajinasi yang telah disampaikan dalam sebuah tulisan yang
menarik, baik dari segi bahasa, penguraian cerita yang hidup dan simple hingga
sistematis dan teratur. Mulai dari pembukaan, pembahasan/penguraian materi
berita/artikel dan hingga kesimpulan tetap akan memancing minat si pembaca
untuk membacanya hingga habis.
b.
Deskripsi
Bagaimana membuat si pembaca ikut
merasakan, menikmati, dan mendengar melalui penuturan dalam gaya bahasa
tulisan. Tidak hanya membangkitkan segi nalar (intelektual) tetapi segi emosional pun ikut tergugah ketika membaca
sebuah deskripsi tulisan ersebut.
c.
Kalimat aktif dan langsung
Menggunakan kalimat-kalimat aktif dan
langsung terfokus ke masalah (one track)
yang ingin di tampilkan, dengan gaya bahasa yang singkat, padat, sistematis
serta mudah di mengerti.
d.
Eksposisi
Penjelasan yang dibuat oleh penulis atas
suatu kejadian seperti “apa yang dilihat atau didengar”. Tidak hanya menunjukkan
tetapi kemampuan menggunakan kata-kata yang bercerita (how to tell), penuh imajinasi, kreatif dan colour full serta humanity
interest lainnya sebagai pendukung daya tarik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar