Minggu, 25 Oktober 2015

Public Relations


OPINI PUBLIK
Ciri-ciri opini publik yaitu:

  • Selalu diketahui dari pernyataan-pernyataannya 
  • Merupakan sintesa atau kesatuan dari banyak pendapat
  • Mempunyai pendukung dalam jumlah besar
Opini dapat dinyatakan secara aktif maupun pasif, verbal (lisan) dan baik secara terbuka dengan melalui ungkapan kata-kata yang dapat ditafsirkan denga jelas, maupun melalui pilihan kata yang halus atau diungkapkan secara tidak langsung, dan dapat diartikan secara konotatif atau persepsi (personal). opini juga dapat dinyatakan melalui perilaku, sikap tindak, mimik muka, atau bahasa tubuh (bodylanguage) atau berbentuk simbol-simbol tertulis, berupa pakaian yang dikenakan, makna sebuah warna, dan lain-lain.
Opini seseorang dengan publik berkaitan erat dengan:
  1. Kepercayaan mengenai sesuatu (belief)
  2. Apa yang dirasakan atau menjadi sikapnya (attitude)
  3. Persepsi (perception), yaitu suatu proses memberikan makna, yang berakar dari berbagai faktor, diantaranya:
    • Latar belakang budaya, kebiasaan dan adat-istiadat yang dianut seseorang atau masyarakat
    • Pengalaman masa lalu seseorang atau kelompok tertentu menjadi landasan atas pendapat atau pendangannya
    • Nilai-nilai yang dianut (moral, etika, keagamaan yang dianut atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat).
    • Berita-berita, dan pendapat-pendapat yang berkembang yang kemudian mempunyai pengaruh terhadap pandangan seseorang. Bisa diartikan berita-berita yang dipublikasikan itu dapat sebagai pembentuk opini masyarakat.
Faktor yang dapat membentuk opini:
  1. perasaan atau emosi
  2. tingkah laku
  3. pengertian atau nalar.
Beberapa macam pengertian tentang opini publik, diantaranya:
  1. Opini Personal (personal opinion): opini berdasarkan penafsiran individu atau setiap orang akan berbeda pandangannya terhadap suatu masalah.
  2. Opini Pribadi (private opinion) opini ini merupakan landasan bagi opini personal, karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari opini pribadi
  3. Opini Kelompok (group opinion) opini ini terbagi menjadi opini mayoritas dan minoritas, opini ini juga sangat dekat dengan opini publik
  4. Opini Koalisi (coalition opinion) Opini adalah penggabungan dari beberapa kelompok minoritas, dan menjadi opini mayoritas, makanya disebut opini koalisi
  5. Opini Konsensus (Consensus Opinion) Opini ini melalui suatu proses perundingan untuk mencapai kesepakatan bersama (Konsesnsus) dan merupakan opini berbentuk opini mayoritas berdasarkan kesepakatan bersama (dealing)
  6. Opini Umum (General Opinion) bentuk opini ini bersifat umum, yang  berakar dari nilai-nilai yang berkembang dan berlaku di masyarakat atau kelompok tertentu berdasarkan adat istiadat, kebiasaan, kebudayaan, dan norma-norma yang dianut oleh masyarakat bersangkutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar